Leave Your Message
Pengenalan Kolagen Tipe II
Berita

Pengenalan Kolagen Tipe II

Tanggal 29 Desember 2021

Apa itu kolagen tipe II?

Kolagen tipe II adalah protein fibrilar yang terdiri dari 3 rantai panjang asam amino yang membentuk jaringan fibril dan serat yang rapat. Kolagen tipe II merupakan komponen utama tulang rawan dalam tubuh. Kolagen tipe II terdiri dari berat kering dan kolagen.

Kolagen tipe II memberikan kekuatan tarik dan elastisitas pada tulang rawan, sehingga mampu menopang sendi. Kolagen tipe II membantu proses pengikatan dengan bantuan fibronektin dan kolagen lainnya.

Apa perbedaan antara kolagen tipe II dan tipe I?

Sekilas, keduanya tampak sama, masing-masing merupakan triple helix, yaitu terdiri dari tiga rantai panjang asam amino. Namun, pada tingkat molekuler, terdapat perbedaan penting.

Kolagen tipe I: Dua dari tiga rantai itu identik.

Kolagen tipe II: Ketiga rantai itu identik.

Kolagen Tipe I terutama ditemukan di tulang dan kulit. Sedangkan kolagen tipe II hanya ditemukan di tulang rawan.

6602697ff38c877337.webp

Apa manfaat kolagen tipe II bagi tubuh?

Seperti yang baru saja kita lihat, kolagen tipe II merupakan bagian utama dari jaringan tulang rawan. Jadi, untuk benar-benar memahami perannya, kita perlu melihat fungsi tulang rawan dalam tubuh.

Tulang rawan adalah jaringan ikat yang kuat namun lentur. Terdapat berbagai jenis tulang rawan di dalam tubuh, masing-masing dengan fungsi spesifik. Tulang rawan yang terdapat pada sendi memiliki beberapa fungsi, seperti:

- tulang penghubung

- memungkinkan jaringan menahan tekanan mekanis

- penyerapan goncangan

- memungkinkan tulang yang terhubung bergerak tanpa gesekan

Tulang rawan terdiri dari kondrosit yang merupakan sel khusus yang menciptakan apa yang dikenal sebagai 'matriks ekstraseluler' yang terdiri dari proteoglikan, serat elastin, dan serat kolagen tipe II.

Serat kolagen tipe II adalah zat kolagen utama yang ditemukan dalam tulang rawan. Serat ini memainkan peran yang sangat penting. Serat ini membentuk jaringan fibril yang membantu mengikat serat proteoglikan dan elastin menjadi jaringan yang kuat namun fleksibel.