Kolagen banyak digunakan sebagai bahan tambahan makanan dalam produk daging, produk susu, manisan, dan makanan panggang.
Kolagen banyak digunakan sebagai bahan tambahan makanan dalam produk daging, produk susu, manisan, dan makanan panggang.
Dalam produk daging, kolagen merupakan bahan pengembang daging yang baik. Kolagen membuat produk daging lebih segar dan empuk, dan sering digunakan dalam produk daging seperti ham, sosis, dan makanan kaleng.
Kolagen dapat digunakan secara luas dalam produk susu seperti susu segar, yogurt, minuman susu, dan susu bubuk. Kolagen tidak hanya dapat meningkatkan nutrisi protein dalam produk susu, tetapi juga meningkatkan rasa produk susu, membuatnya lebih lembut dan lebih harum. Saat ini, produk susu dengan tambahan kolagen banyak disukai dan dipuji oleh konsumen di pasaran.
Pada makanan panggang permen, kolagen dapat digunakan sebagai aditif untuk meningkatkan sifat pembusaan dan pengemulsi makanan panggang, meningkatkan hasil produk, dan membuat struktur internal produk halus, lembut dan elastis, serta rasanya lembap dan menyegarkan.
Kolagen untuk kesehatan tulang, efek pada kepadatan dan kekuatan tulang, efek pada kekuatan sendi, nyeri dan pembengkakan.
Tubuh manusia mengandung osteoklas dan osteoblas. Kandungan osteoklas yang tinggi akan menghambat resorpsi tulang. Osteoblas akan berkontribusi pada proliferasi sel, menginduksi sintesis kolagen, dan mempertahankan mekanisme ekstraseluler. Peptida kolagen memfasilitasi osteoblastogenesis. Tulang sebagian besar terdiri dari matriks mineral dan matriks organik, dengan kolagen menyumbang 85%-90% dari matriks organik, sehingga asupan peptida kolagen yang cukup sangat penting bagi kesehatan tulang. Karena periode perbaikan tulang relatif lama, studi klinis menunjukkan bahwa dosis peptida kolagen dapat mencapai 10 gram per hari, dengan siklus konsumsi 12 hingga 24 minggu, yang bermanfaat bagi kesehatan tulang dan sendi.
Protein merupakan nutrisi yang umum dalam nutrisi olahraga, dan peptida kolagen merupakan protein berefisiensi tinggi untuk nutrisi olahraga, mudah dicerna dan diserap, serta memiliki komposisi asam amino yang unik. Fungsi otot bergantung pada produksi energi, dan peptida kolagen membantu kontraksi otot dan performa atletik melalui campuran asam amino yang unik. Kreatina terdiri dari glisin, arginin, dan metionin, yang membantu otot berkontraksi selama latihan intensitas tinggi. Dibandingkan dengan protein whey yang lebih banyak digunakan dalam produk nutrisi olahraga yang ada, peptida kolagen dapat menyediakan konsentrasi glisin dan arginin yang tinggi, yang mendukung pembentukan kreatin.











